Hutan Mangrove Margomulyo

mangrove

Hutan Mangrove terletak di Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat. Kawasa seluas 6,8 ha ini telah dibebaskan oleh pemerintah kota Balikpapan, dan dijadikan kawasan konservasi tumbuhan bakau. Pohon-pohon  tersebut ada yang telah tumbuh lama di kawasan ini, namun ada juga pohon baru, berupa bibit, yang merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak dalam program konservasi mangrove. Hutan mangrove kota Balikpapan dibentuk sebagai fungsi konservasi, juga sebagai wisata alam, pendidikan lingkungan, penelitian, dan pengembangan serta menambah habitat bagi flora dan fauna.

Bagi Anda penggemar fotografi, kawasan ini pasti menarik untuk dijadikan lokasi pengambilan gambar. Dengan rimbunnya pepohonan, jembatan ulin di sepanjang jalur tracking, menara pengawas dan beberapa gazebo, membuat tempat ini sangat sayang untuk dilewatkan. Bahkan sesekali pengunjung dapat bertemu dengan penduduk lokal yang sedang mencari kijing (sejenis siput), atau yang sedang mencari kepiting.

Menuju ke sana:

Tidak ada angkutan umum yang melewati rute ini. Dari daerah Kampung Baru, Anda bisa mencari ojek untuk bisa mengantar Anda ke jalan menuju SMAN 8 Balikpapan. Di samping gedung SMA ini terdapat gang yang seluruh jalanannya terbuat dari jembatan kayu. Anda hanya perlu mengikuti jalur jembatan ini hingga menemukan pintu gerbang menuju kawasan hutan mangrove Margomulyo.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94

Sungai Hitam

bekantan

Sungai Hitam cukup dikenal oleh masyarakat asing, sebab di tempat ini bisa ditemui kawanan Bekantan (Nasalis larvatus) di habitat aslinya. Bekantan, atau yang sering disebut monyet bule, merupakan “penduduk” asli Sungai Hitam.┬áSungai Hitam sebenarnya hanyalah salah satu bagian dari aliran yang mengalir ke Sungai Kuala Samboja. Air Sungai Hitam yang berasal dari areal persawahan. Aliran air di hulunya memang tidak sepenuhnya hitam, namun masyarakat lebih senang menyebut Sungai Kuala Samboja sebagai Sungai Hitam.

Untuk dapat melihat Bekantan dari dekat, pengunjung dapat menyewa perahu dayung untuk mengitari tepi sungai dan pulau kecil yang menjadi tempat tinggal Bekantan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, ketika para Bekantan sedang asik mencari makan.

Secara administratif, Sungai Hitam masuk dalam kawasan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara. Namun lokasinya sendiri lebih dekat ke Kota Balikpapan.

Menuju ke sana:

Dapat menggunakan angkutan umum jurusan Senipah/Handil, dan turun di Kuala Samboja. Untuk dapat menyusuri sungai, pengunjung dapat menyewa kapal nelayan yang tinggal di tepi sungai.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94

Kawasan Wisata Bukit Bengkirai

canopy bridge

Kawasan Wisata Bukit Bengkirai terletak pada Km 38 jalan raya Soekarno Hatta Balikpapan-Samarinda. Kawasan wisata alam ini berada di areal PT. Inhutani I Unit Manajemen Hutan Tanaman Industri (UMHTI) dan diresmikan pada tanggal 14 Maret 1998 oleh Mantan Menteri Kehutanan Ir. Djamalluddin Suryohadikusumo.

Daya tarik utama kawasan wisata ini adalah jembatan tajuk (canopy bridge), yaitu jembatan gantung setinggi 25-30 meter dari permukaan tanah dengan panjang keseluruhan 64 meter dan menguhubungkan 5 pohon Bangkirai. Saat berjalan-jalan diatasnya pengunjung dapat merasakan berdiri di ketinggian bahkan melebih puncak pohon-pohon di sekitarnya. Untuk sampai ke canopy bridge harus menaiki tangga-tangga yang disusun melingkari pohon hingga ke puncak.

Fasilitas:
– Rumah panjang yang dapat di pergunakan untuk ruangan sarasehan atau ruang serba guna yang berbentuk rumah adat dayak dengan kapasitas 50-70 orang
– Cottages bergaya rumah adat panggung dengan fasilitas yang lengkap
– Jungle Tracking, dengan 7 Trek yang panjangnya 150 meter s/d 6 Kilometer
– Sarana Olahraga dan Bumi Perkemahan (Camping Ground)
– Aktivitas Outbound (Team Building)
– Program Adopsi Pohon, merupakan program yang mengajak pihak luar berpartisipasi menjadi orangtua asuh terhadap pohon yang tubuh dan berada di Kawasan Bukit Bangkiray dengan cara membayar iuran untuk keperluan pemeliharaan pohon tersebut

Cara mencapainya:
Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi roda 4 maupun roda 2. Atau dapat menyewa kendaraan umum.
Dari kota Balikpapan pengunjung dapat mengambil jalur Balikpapan-Samarinda, hingga sampai perempatan Samboja KM38. Ambil jalur ke kiri sejauh kurang lebih 25 Km. Hingga menemukan gapura selamat datang di sebelah kiri jalan. Pengunjung perlu masuk lagi sekitar 8 Km hingga sampai di tempat tujuan.
Biaya retribusi kendaraan berkisar Rp 2000-Rp 5000, sedangkan biaya pengunjung Rp 1500/orang. Untuk dapat menaiki canopy bridge setiap individu dikenai biaya Rp 15.000/orang.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94

Pantai Lamaru

lamaru

Pantai Lamaru, Balikpapan, terletak sekitar 14 Km dari Bandara Sepinggan. Daya tarik pantai ini yaitu garis pantainya yang panjang, dan dirindangi oleh jejeran pohon pinus. Sehingga pengunjung tidak perlu takut kepanasan jika hanya hendak bersantai di pantai.

Bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan berteduh, masyarakat sekita sudah menyediakan tenda dan tikar yang sudah dipasang permanen berjejer di sepanjang pantai. Dengan tarif Rp 50.000 per tenda pengunjung sudah bisa bersantai didalam tenda dengan kapasitas 10 orang. Atau jika tidak membutuhkan tenda, dapat menyewa tikar seharga Rp 5.000 per lembarnya.

Cara mencapainya:
Dengan kendaraan pribadi, cukup berkendara sepanjang jalan Marsma R Iswahyudi lurus hingga jalan Mulawarman. Ikuti saja jalannya tanpa harus berbelok di persimpangan. Hingga menemukan baliho bertuliskan Pantai Lemaru, Balikpapan, di sebelah kanan jalan, maka Anda sudah sampai di tujuan. Biaya retribusi Rp 2000/ per orang.
Dengan angkutan umum, menggunakan angkot nomor 7 (hijau tua) dari terminal Balikpapan Permai (BP). Cukup sampaikan ke supir jika ingin ke pantai Lamaru. Untuk pengunjung lebih dari 4 orang biasanya supir bersedi amengantar hingga kedalam kawasan pantai.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94

Kampung Nelayan Manggar

header 4

Sebuah perkampungan nelayan di kelurahan Manggar, Balikpapan. Jejeran kapal menghiasi pantai dan sungai yang mengitari daerah perkampungan. Setiap daerah lapang penuh dengan jejeran ikan asin yang sedang dikeringkan. Tempat yang asik untuk memancing, sekaligus cocok bagi Anda yang memiliki hobi memotret human iterest.

Tawa anak-anak riang berlarian meniti jembatan kayu yang menjadi halaman, berhias warna warni kapal dan perahu yang ‘parkir’ saat nelayan sedang beristirahat. Hiruk pikuk pasar pelelangan ikan menghiasi setiap pagi dan sore hari.

Cara mencapainya:
Dapat menggunakan angkutan kota nomor 7 (hijau tua) dari tengah kota, ataupun dengan kendaraan pribadi. Mengambil jurusan Manggar, minta berhenti di jembatan manggar. Khusus bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, yakinkan bahwa Anda memarkir kendaraan di tempat yang aman, jika memungkinkan titipkan kendaraan Anda di sekitar rumah warga dan titipkan pada pemilik rumah.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94

Penangkaran Buaya Teritib

header 3

Penangkaran Buaya Teritib, adalah salah satu tempat wisata di Balikpapan. Sarana Rekreasi keluarga layaknya kebun binatang mini. Disini Anda dapat melihat buaya-buaya muara dari dekat. Dari yang masih anakan hingga dewasa. Anda juga dapat melihat hewan lain seperti gajah bernama Happy bersama anaknya, beruk, kera, ular, dan beberapa hewan lain. Di tempat ini juga dibangun sebuah rumah Lamin, yaitu rumah adat suku Dayak Kalimantan.

Bagaimana menuju kesana:
Dengan angkutan umum nomor 7 (hijau tua), mintalah sang supir mengantar Anda ke Penangkaran Buaya Teritib. Cukup membayar Rp 5.000/orang. Atau jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda perlu melewati Pantai Manggar dan Pantai Lemaru. Berjalanlah lurus hingga menemukan Baliho di sebelah kanan berhiaskan gambar buaya, maka artinya Anda sudah sampai.

———

Untuk layanan informasi dan transportasi, Anda juga dapat menghubungi kami

Explore Balikpapan

+6281520300542

+625425656609

explore.balikpapan@yahoo.com

Jl. Jend. Sudirman RT.12 No.94